The Best Carpenters Close To Your Home

Providing you with exceptional service and quality workmanship.

Years of Experience
0 +
Happy Clients
0 k

Our Story

Perjalanan Inspiratif Arif Santoso: Dari Mimpi Hingga Mendirikan DELES, Brand Teh Tarik
Kebanggaan Lokal


Arif Santoso adalah sosok pengusaha inspiratif yang berhasil membangun bisnis minuman dari nol hingga menjadi brand yang dikenal luas. Perjalanannya penuh dengan lika-liku, kegagalan, dan pelajaran berharga yang akhirnya membawanya pada kesuksesan. Berikut adalah runtutan cerita lengkap tentang perjalanan hidup Arif Santoso, mulai dari latar belakangnya, perjuangan dalam membangun bisnis,hingga mendirikan DELES, brand teh tarik spesial yang menjadi kebanggaan lokal.



Latar Belakangdan Masa Kecil

Arif Santosolahir dan dibesarkan di Banyuwangi, Jawa Timur, sebuah kota kecil yang kaya akan budaya dan keindahan alam. Ia berasal dari keluarga sederhana. Ayah dan ibunya adalah seorang pedagang dirumah. Meski hidup sederhana, orang tuanya
selalu menekankan pentingnya kerja keras, kejujuran, dan kemandirian.



Pendidikan dan Aktivitas Organisasi

Arif menempuhpendidikan tinggi di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, mengambil jurusan Matematika dengan fokus pada bidang komputasi dan kecerdasan buatan (AI). Meskimemiliki latar belakang akademis yang kuat, Arif lebih tertarik pada kegiatan
organisasi kampus. Selama kuliah, ia aktif menjadi aktivis, mulai dari staf biasa hingga menjadi Presiden BEM. Pengalaman organisasi ini melatih kemampuannya dalam public speaking, networking, dan manajemen acara. Ia juga sering mengikuti seminar bisnis dan konferensi, baik di dalam maupun luar negeri, seperti Singapura dan Malaysia. Kegiatan ini membuka wawasannya tentang dunia wirausaha dan memberinya inspirasi untuk memulai bisnisnya sendiri.



Awal Mula Berwirausaha

Pada semester 7,Arif memutuskan untuk memulai bisnisnya sendiri. Ia memulai dengan menjual teh celup herbal dan minuman lainnya. Modal awalnya sangat terbatas, dan ia harus memproduksi, memasarkan, dan menjual sendiri produknya. Ia menjual ke
teman-teman kampus, mengikuti bazar, dan mendekati komunitas seperti Ibu PKK. Awalnya, bisnisnya tidak langsung sukses. Ia mengalami banyak kegagalan dan kesulitan. Produknya sering tidak laku, dan ia harus bekerja keras untuk memperbaiki kualitas dan strategi pemasaran. Bahkan, orang tuanya tidak merestui pilihannya untuk berwirausaha. Mereka lebih ingin Arif bekerja di BUMN dengan gaji besar yang ditawarkan padanya saat itu. Namun, Arif tetap teguh pada pilihannya.



Tantangan dan Perjuangan

Perjalanan Arif selamaber dagang di Surabaya tidaklah mulus. Ia pernah tidur di emperan toko karena tidak punya tempat tinggal. Ia juga harus memproduksi sendiri, mengirim pesanan, dan mengelola keuangan tanpa bantuan tim. Saat itu bisnis yang ia bangun sudah mulai mempunyai cabang tapi itu tidak bertahan lama Saat pandemi COVID-19 melanda, bisnisnya sempat jatuh dan ia harus pulang dari Surabaya ke banyuwangi dan memulai lagi bisnisnya dari nol dengan modal hanya Rp 2,5 juta.


Selain tantangan finansial, Arif juga menghadapi tekanan dari keluarga dan lingkungan. Orang tuanya awalnya tidak mendukung pilihannya, dan ia sering dipandang sebelah mata karena memilih menjadi pedagang. Namun, dukungan dari istrinyalah yang menjadi kekuatan utama baginya untuk terus bertahan.



Dukungan dari Istri dan Keluarga

Di tengah keterpurukan, dukungan terbesar datang dari istrinya. Ia selalu percaya bahwa Arif bisa bangkit kembali. Ketika Arif sempat tergoda mencoba bisnis lain, istrinya mengingatkannya untuk tetap fokus pada bidang yang telah ia tekuni selama ini. Dukungan ini menjadi titik balik dalam hidupnya. 


Lambat laun, orang tuanya pun mulai merestui pilihan Arif. Mereka melihat keseriusan dan

kerja kerasnya dalam membangun bisnis. Restu dari keluarga menjadi titik balik yang membawa keberkahan bagi bisnisnya.



Lahirnya DELES: Brand Teh Tarik Spesial

Di tengah pandemi tahun 2020, Arif melihat peluang besar di pasar minuman kekinian. Ia memutuskan pulang dari Surabaya ke Kampung halamanya untuk mendirikan DELES, brand minuman yang fokus pada teh tarik. Nama “Deles” berasal dari Bahasa osing
yang artinya Asli, nama itu dipilih sebagai bentuk dedikasinya terhadap Banyuwangi, kota kelahiran Arif.


Deles berawal dari mimpi sederhana menawarkan minuman berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau untuk segmen menengah ke bawah. Pada saat itu, Banyuwangi sudah diramaikan oleh brand-brand minuman besar seperti Lutang Lantung, Say Story, Tuk Tuk Ti, Namun, Arif melihat celah pasar yang belum terjamah yaitu minuman premium dengan harga yang ramah di kantong.


Deles memulai perjalanannya dikampung halamanya yaitu dusun cangaan Genteng bermodalkan hanya 2,5 juta. Ia membei rombong kecil dengan harga 500 ribu dan sisanya untuk modal jualan. Dengan fokus pada segmen pelajar dan masyarakat menengah dengan harga Rp 5.000 per cup, Deles berhasil menarik perhatian banyak pelanggan dengan Teh tarik yang menjadi produk unggulanya yang menjadi ciri khas brand ini. Meski sederhana, Deles berkomitmen untuk memberikan kualitas terbaik dalam setiap gelasnya.


Awalnya, banyak yang meragukan langkah Arif. “Bagaimana mungkin brand rombongan bisa bersaing dengan brand besar yang sudah punya puluhan cabang?” tanya mereka. Namun, keyakinan dan pengalaman Arif di dunia F&B selama 6-7 tahun membawanya pada strategi yang tepat akhirnya Deles booming dan langsung diterima Masyarakat.



Inovasi Bambu Tarik

Di tengah persaingan industri minuman, kebanyakan store mengandalkan mesin pengocok atau milkshaker untuk menciptakan tekstur creamy dalam teh mereka. Namun, Deles ingin lebih dari sekadar mengikuti tren. Arif Santoso, pendiri Deles, bertanya
dalam dirinya, “Apa yang bisa membuat Deles benar-benar berbeda?” Pertanyaan itu tidak terjawab dalam semalam. Setelah riset bertahun-tahun, ia menemukan jawabannya dalam sebuah filosofi sederhana namun mendalam yaitu bambu. Bambu tidak langsung tumbuh tinggi. Selama lima tahun pertama, ia memperkuat akar-akarnya, menyerap kekuatan dari tanah sebelum akhirnya menjulang kokoh.


Seperti halnya bambu, Deles ingin tumbuh dengan dasar yang kuat tidak sekadar menjadi brand minuman, tetapi juga menghadirkan pengalaman unik bagi setiap pelanggan. Dari situlah lahir inovasi Bambu Tarik. teh tarik yang ditarik menggunakan bambu. Proses ini bukan hanya memberikan tekstur yang lebih creamy, tetapi juga menghadirkan pertunjukan yang ikonik dan membekas di hati pelanggan. Bambu Tarik bukan sekadar alat. Ia adalah simbol perjuangan dan inovasi, hasil kolaborasi dengan pengrajin lokal yang terus menyempurnakannya agar semakin tahan lama dan relevan. Kini, Bambu Tarik menjadi identitas Deles,

membawa filosofi ketekunan dan kualitas dalam setiap gelasnya.



Transformasi dan Ekspansi

Seiring waktu,Deles mengalami transformasi besar. Dari brand Rombongan dengan harga ekonomis kini menjadi brand minuman yang menyolusikan emosional kepada customer. Meski harganya tetap terjangkau, Deles menawarkan kualitas dan pelayanan yang setara dengan brand premium. Saat ini deles mempunyai banyak store di banyuwangi dan luar kota berupa ruko dan outlet premium yang ikonik menggunakan ornamen bambu tapi berkesan modern. Dan juga deles berkolaborasi langsung dengan petani teh
dan petani nira aren untuk mendapatkan kuliatas bahan baku premium.



Visi Besar: Dari Banyuwangi untuk Indonesia

Deles tidak hanya ingin menjadi brand lokal. Visi besarnya adalah menjadi Brand minuman kebanggaan nasional, setara dengan brand besar seperti Kopi Kenangan atau bahkan Starbucks. Arif membayangkan Deles sebagai brand teh tarik, tersebar di seluruh Indonesia, dan menjadi pilihan utama bagi pecinta minuman kekinian. Deles adalah cerita tentang mimpi, kerja keras, dan dedikasi. Dari Banyuwangi, Deles berusaha menembus batas, membawa kebanggaan lokal ke tingkat nasional. Dengan teh tarik sebagai produk unggulan, Deles tidak hanya menjual minuman, tetapi juga pengalaman, nilai-nilai lokal, dan semangat untuk terus berkembang.


Deles adalah bukti bahwa mimpi, jika dirajut dengan kerja keras dan ketekunan, bisa menjadi kenyataan. Dari Banyuwangi untuk Indonesia, Deles siap menjadi bagian dari cerita besar industri minuman kekinian di tanah air.

 

 

Kota
0
Flagship Store
0
Ruko
0
Booth
0

Quality you can trust, at a price you can afford.

“Membangun bisnis itu seperti menanam pohon—tak bisa tumbuh cepat, tapi akan rindang jika dirawat dengan sabar.”

Arif Santoso

Founder & Direktur PT. Deles Lite Indonesia